Showing posts with label Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Indonesia. Show all posts

Saturday, July 9, 2011

E-Learning : Education for All

Lomba Blog Technocorner
Tema : “Cyber-Education for Better Future of Indonesia”

E-Learning : Education for All

Dewasa ini, kita hidup di era perbatasan dunia nyata dan maya. Dunia maya yang semula dianggap terpisah dengan dunia nyata kini memiliki peran yang vital dalam membangun peradaban sebuah bangsa. Kita mungkin mengenal sosok Sinta-Jojo dan Briptu Norman sebagai orang biasa yang mendadak menjadi terkenal secara sekejap berkat kecanggihan dunia maya. Dunia maya kini memiliki hubungan yang paralel dengan dunia nyata.

Dimensi paralel dunia maya ini tentu memunculkan sebuah inovasi baru di bidang pendidikan. Jika selama ini, kita mengenal proses belajar sebagai sebuah interaksi antara guru dan murid, kini definisi itu telah berganti menjadi hubungan antara murid dengan sumber ilmu. Konektivitas dunia nyata dan maya membuat pendidikan kini mulai beralih pada sebuah sistem pendidikan baru yang dinamakan e-learning.

E-learning boleh dikatakan sebagai sebuah pemikiran yang out of the box. Mengapa demikian? E-learning mendobrak konvensionalitas pendidikan dunia yang mengharuskan adanya pertemuan antara guru dan murid dalam proses belajar. Dalam e-learning, murid tak perlu menjadikan guru sebagai satu-satunya patokan untuk belajar. Justru sistem ini membuat murid dikelilingi sumber ilmu yang memungkinkan mereka untuk menggali pengetahuan secara luas dan mendalam.

Selain itu, e-learning juga membuat pendidikan menjadi hak universal bagi semua orang di muka Bumi. Hanya dengan koneksi internet, murid dari belahan dunia manapun dapat mengakses e-learning. E-learning membuat pendidikan berlaku untuk semua orang, tidak hanya untuk segelintir orang saja yang memiliki kondisi ekonomi berkecukupan. E-learning juga menghemat pengeluaran biaya seragam, buku paket, dan lain sebagainya secara signifikan.

Memang e-learning tidak selamanya baik. Interaksi antarmasyarakat yang menurun dan kadar individualistik yang meningkat secara signifikan menjadi konsekuensi atas penerapan e-learning. Secara sosial, e-learning memang mengandung dampak negatif. Namun secara fungsional, e-learning sangat efektif dalam mengembalikan filosofi pendidikan itu sendiri. Tentu, cepat atau lambat era e-learning akan segera diadaptasi oleh semua negara di dunia dengan alasan kemajuan zaman. Satu hal yang patut kita pertahankan adalah bagaimana menjadikan e-learning sebagai sarana untuk membangun masa depan Indonesia ke arah yang lebih baik. Siapkan Anda mengadaptasi metode ini?

Tuesday, March 29, 2011

GlobalAdsense : Sahabat Advertiser dan Publisher dalam Layanan Iklan Pay Per Click (PPC)

GlobalAdsense Review Contest
Tema : “GlobalAdsense.com portal iklan PPC terbaik Indonesia”

GlobalAdsense : Sahabat Advertiser dan Publisher dalam Layanan Iklan Pay Per Click (PPC)

GlobalAdsense dapat diibaratkan sebagai jembatan yang menghubungkan antara advertiser (pemasang iklan) dengan publisher (penayang iklan). Sebagai media periklanan online, GlobalAdsense memiliki keunggulan tersendiri sebagai portal iklan Pay Per Click (PPC) di Indonesia. Tak heran jika GlobalAdsense memiliki konsumen yang loyal karena kualitas dan dedikasinya untuk memberikan pelayanan terbaik dalam jasa periklanan online.

GlobalAdsense berfungsi sebagai penunjang dan katalisator bisnis online yang sedang kita dirikan. Tentu kita tidak perlu ragu memiliki GlobalAdsense karena memiliki CITRA yang baik di mata masyarakat.

C – Competence

GlobalAdsense memiliki kompetensi yang baik di bidang periklanan online. GlobalAdsense mencari dan menerima advertiser yang ingin memasang iklan online. Tidak hanya itu, GlobalAdsense memiliki ribuan bahkan ratusan ribu jaringan publisher yang menjadi mitra GlobalAdsense. Advertiser pun dapat dengan bebas memilih publisher yang dapat menjadi mitra bisnisnya secara menguntungkan. Hal ini membuktikan bahwa GlobalAdsense adalah media yang tepat untuk periklanan online.

I – Inovasi

GlobalAdsense juga dapat dikatakan media periklanan online yang aktif berinovasi untuk menjawab tantangan zaman. Hal ini dilakukan dengan sistem Portal Iklan Pay Per Click (PPC) yang menguntungkan kedua belah pihak, baik advertiser maupun publisher. Bagi advertiser, PPC membuat pembayaran iklan dilakukan berdasarkan banyaknya klik yang dilakukan. Sistem ini tentu dapat dikatakan adil karena advertiser membayar sesuai dengan apa yang didapatkannya. Sementara itu, publisher mendapat keuntungan dari kunjungan dan klik iklan yang dilakukan. Tentu komisi yang diterima sebanding dengan publikasi yang dilakukan. Inovasi sistem iklan ini membuat kedua belah pihak memiliki hubungan yang mutualisme atau saling menguntungkan.

T – Terjangkau

Hanya dengan Rp 100.000,00, kita bisa meningkatkan traffic kunjungan ke situs yang kita kelola. Website kita akan tersebar ke puluhan ribu website yang ada di dunia maya. Tarif ini dapat dikatakan terjangkau dan jauh lebih efektif dari iklan biasa. Mengapa? Dunia maya saat ini memiliki pengaruh dan pangsa pasar yang besar. GlobalAdsense memfasilitasi jasa periklanan online secara professional dengan melibatkan mitra yang memiliki puluhan ribu website. Tentu promosi pun akan berjalan dengan baik dan efektif dalam menarik konsumen untuk menawarkan produk yang kita jual.

R – Real

GlobalAdsense juga bukan sekadar media periklanan online yang ada di dunia maya, tetapi juga bisa diketahui keberadaannya di dunia nyata. Hal ini membuat keberadaan GlobalAdsense sebagai penyedia iklan adalah nyata adanya. Dengan beralamat di Taman Ubud Timur, Tangerang, kita dapat melihat kesungguhan GlobalAdsense dalam melayani konsumen dengan baik melalui jasa iklan online. Kita pun tak perlu khawatir akan adanya penipuan dari GlobalAdsense karena keberadaan GlobalAdsense memang benar adanya.

A – Adil

GlobalAdsense sangat menjunjung tinggi prinsip keadilan antara advertiser dan publisher. Advertiser membayar tarif yang telah ditentukan dan GlobalAdsense akan mengurus publikasi iklan dengan baik. Di samping itu, publisher akan mendapat fee dari klik yang dilakukan pada iklan dengan jujur. Jika publisher berbuat curang dengan melakukan klik sendiri pada iklan yang ada pada websitenya, maka GlobalAdsense akan menonaktifkan akun publisher karena tergolong jenis clickfraud yang merugikan. Dalam hal ini, GlobalAdsense menunjukkan keadilannya pada konsumen yang ditanganinya.

Melihat CITRA yang dimiliki GlobalAdsense.com, rasanya kita tak perlu ragu memilih GlobalAdsense sebagai portal iklan PPC terbaik Indonesia. GlobalAdsense mampu menjadi media periklanan online terpercaya berbasis portal iklan Pay Per Click yang menguntungkan advertiser maupun publisher. Tak heran jika Adsense Indonesia terbaik layak disematkan pada GlobalAdsense. Maka dari itu, mari beriklan di GlobalAdsense dan dapatkan keuntungan-keuntungannya!

Tuesday, February 22, 2011

IDwebhost.com : Trend Hosting Indonesia Berbasis Nasionalisme dan “Best Service at Affordable Cost”

IDwebhost.com Blog Review Competition 2011
Tema : “IDwebhost.com Trend Hosting Indonesia”

IDwebhost.com : Trend Hosting Indonesia Berbasis Nasionalisme dan “Best Service at Affordable Cost”

Secara singkat, hosting adalah tempat untuk menyimpan segala data yang ada pada sebuah web yang tersimpan di dalam server komputer yang terhubung dengan koneksi internet selama 24 jam. Hosting ibarat nyawa yang menyokong kehidupan sebuah web. Tanpa hosting, web hanya menjadi situs kosong yang tidak dapat dinikmati maupun dimanfaatkan oleh pengguna internet. Hosting berfungsi untuk mempertahankan konten, isi, dan kualitas web agar senantiasa mampu memenuhi pengunjung dunia maya.

IDwebhost merupakan salah satu penyedia layanan webhosting terbaik Indonesia, yakni berbentuk layanan jasa penyewaan tempat di internet yang memungkinkan perorangan ataupun organisasi menampilkan layanan jasa atau produknya di web atau situs internet. Sebagai salah satu cabang usaha dari CV. JogjaCamp Software Development, IDwebhost sendiri lahir dari kepercayaan publik pada JogjaCamp dan banyaknya klien JogjaCamp yang membutuhkan pelayanan berkualitas. Tak heran jika IDwebhost berhasil menjadi salah satu perusahaan webhosting terpercaya dengan tingkat pertumbuhan tertinggi di Indonesia.

Mungkin kita bertanya-tanya, mengapa kita harus memilih IDwebhost sebagai penyedia hosting? Bukankah ada banyak jasa pelayanan hosting lain di Indonesia? Anggapan kita memang benar bahwa ada banyak pelayanan hosting yang bertebaran di dunia maya yang dapat kita gunakan. Namun IDwebhost mempunyai ciri khas yang tidak dimiliki penyedia hosting lain. IDwebhost memiliki titik berat perhatian pada sisi layanan kepada pelanggan dengan harga yang murah,

Dengan motto “Best Service at Affordable Cost”, IDwebhost bukan hanya sekadar penyedia hosting biasa, melainkan mampu memberikan pelayanan ekstra yang tidak kita dapatkan di penyedia jasa hosting manapun. IDwebhosting mengerahkan 23 orang khusus untuk melayani customer. Kita juga bisa membandingkan kualitas pelayanan yang diberikan penyedia hosting lain dengan IDwebhost. Jika dukungan penyedia hosting lain hanya sebatas membantu dalam hal administrasi dan sedikit tentang teknikal, IDwebhost memberikan lebih. IDwebhost membantu hingga scripting pemrograman hingga hal-hal mendetail dengan mencarikan solusi atas permasalahan yang kita hadapi secara tuntas. Sungguh pelayanan yang sangat memuaskan!

Di samping itu, ada banyak pertimbangan lain mengapa kita harus memilih IDwebhost. Dengan tiga kata kunci utama, yaitu murah, layanan terbaik, dan kualitas prima, IDwebhost menjadi pilihan utama masyarakat sebagai mitra bisnis online. Anggapan bahwa harga murah berbanding terbalik dengan pelayanan dan kualitas pelayanan sama sekali tidak terbukti dari IDwebhost. IDwebhost justru membuat kompetitor yang bergerak di bidang hosting mengacungkan jempol karena layanan, kualitas server, serta stabilitas IDwebhost yang memuaskan dengan harga yang sangat murah.

IDwebhost ibarat katalisator yang menggerakkan minat masyarakat Indonesia untuk mengoptimalisasikan internet sebagai sarana untuk berbagi, berdagang, dan mempublikasikan aktivitasnya sehari-hari. Hal terlihat dari kualitas pelayanan yang diberikan. IDwebhost memiliki customer support yang ramah dan profesional. IDwebhost juga selalu siap membantu kita setiap saat selama 24 jam non stop. Tampak dengan jelas bahwa IDwebhost sangat menjunjung tinggi etos kerja yang baik.

IDwebhost juga bukan perusahaan yang lepas tangan begitu saja ketika transaksi telah disepakati. IDwebhost memberikan banyak cara bagi kita untuk berkomunikasi dengan customer service IDwebhost, yakni melalui e-mail, online chatting, telepon, SMS, serta pelayanan di kantor IDwebhost. Hal ini dilakukan agar konsumen merasa puas dan bisa mengoptimalkan hosting yang disewa dengan sebaik-baiknya. Berbeda dengan penyedia hosting lain, yang seolah memutuskan hubungan dengan konsumen setelah transaksi selesai. IDwebhost tetap menjalin hubungan yang erat dengan konsumen-konsumennya.

Kita juga tak perlu ragu memilih IDwebhost sebagai penyedia hosting yang dapat dipercaya dan berpengalaman di bidangnya. Saat ini lebih dari 36.000 website, baik dari dalam maupun luar negeri, telah mempercayakan hosting mereka kepada IDwebhost. Hal ini membuktikan bahwa IDwebhost benar-benar sudah teruji kualitasnya secara global di dunia. Tentu kita pun patut bangga karena IDwebhost menunjukkan bahwa produk lokal juga tak kalah bersaing dengan produk global. Tak heran jika fakta ini menjadikan IDwebhost sebagai perusahaan webhosting terbaik di Indonesia.

Dengan Rp 1.000,00, kita sudah bisa mendapatkan pelayanan hosting secara optimal selama sebulan penuh. Mungkin kita tercengang melihat tarif yang murah ini. Anggapan bahwa support, kualitas, dan kepercayaan selalu dihubungkan dengan harga yang mahal, kini diruntuhkan oleh IDwebhost. IDwebhost mampu membuktikan bahwa harga murah tidak berarti murahan. Dengan harga yang murah dan bersaing, IDwebhost senantiasa memberikan pelayanan optimal bagi konsumen.

Cepat, handal, dan stabil. Ketiga hal ini menggambarkan kualitas server yang dimiliki IDwebhost. IDwebhost menyadari bahwa server adalah hal teknis yang paling utama dalam dunia hosting. Maka dari itu, IDwebhost mempunyai beberapa server di dalam dan di luar negeri yang bisa dipilih sesuai keinginan. IDwebhost menggunakan teknologi terkini dan tercanggih, serta meletakkan server di datacenter terbaik, demi memenuhi kebutuhan stabilitas dan kecepatan akses website yang kita butuhkan. IDwebhost membuat anggapan bahwa konsumen itu raja benar adanya.

Selain itu, IDwebhost ditunjang dengan software tercanggih dengan hardware terbaik untuk menjaga kualitas kinerja server. Dengan begitu, kita bisa mendapatkan fitur yang terbaru dan tercanggih. Kemudahan dan sistem pengaktifan otomatis yang ditawarkan pada registrasi realtime IDwebhost juga membuat kita bisa mengecek status domain dan melakukan whois untuk melihat data kontak domain. Website kita pun akan lebih cepat online. IDwebhost juga memiliki layanan info otomatis melalui SMS dan Yahoo Messenger untuk pendaftaran maupun pengaktifan account kita secara cepat dan mudah.

Kemudahan lain yang ditawarkan IDwebhost adalah kemudahan dalam melakukan pembayaran. Dengan 8 rekening bank yang berbeda, IDwebhost membuat kita merasa mudah dalam memilih bank untuk melakukan pembayaran. Berbeda dengan penyedia jasa hosting lain yang cenderung mematok rekening bank tertentu untuk pembayaran. IDwebhost juga melayani pembayaran menggunakan e-Gold dan PayPal. Hal ini menunjukkan bahwa IDwebhost selalu berusaha menyesuaikan diri sesuai dengan perkembangan zaman.

Keunikan lain dari ID webhost adalah adanya sistem waralaba IDwebhost. Pada sistem ini, kita, IDwebhost, serta semua pewaralaba IDwebhost akan mempromosikan satu brand, yaitu IDwebhost, sehingga promosi akan jauh lebih efektif dan efisien. Kita juga tidak perlu takut untuk bergabung karena tidak memiliki keahlian yang mumpuni dan profesional di bidang ini, seperti hosting maupun domain karena semua dukungan teknis dan hosting menjadi tanggung jawab pihak IDwebhost. IDwebhost benar-benar membantu kita untuk menjadi wirausaha online dengan cara yang mudah dan efektif.

Keunggulan lain dari IDwebhost adalah jaminan uang kembali. Jika kita merasa tidak puas dengan pelayanan IDwebhost, maka IDwebhost memberikan jaminan 30 hari uang kembali. IDwebhost sangat mengutamakan kepuasaan pelanggan. Hal ini yang membuatnya unggul dan berbeda dengan penyedia hosting lainnya. IDwebhost menjadi penyedia hosting kebanggaan Indonesia yang sudah berkiprah secara luas di dalam dan luar negeri. Tak heran jika IDwebhost sangat mengutamakan kualitas dan mutu pelayanan secara profesional. Maka memilih IDwebhost adalah pilihan yang cerdas bagi kita untuk mengoptimalkan fungsi hosting secara nyata di internet.

Tak heran jika IDwebhost layak dijuluki trend hosting Indonesia. Sebagai webhosting terbaik, IDwebhost juga sudah menjadi penyedia hosting Indonesia yang membanggakan Indonesia. IDwebhost menjunjung tinggi rasa nasionalisme dengan mempekerjakan staf dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berasal dari dalam negeri. IDwebhost juga tidak lupa daratan dengan tetap mengusung Indonesia sebagai negera kelahiran webhosting murah terpercaya yang dapat diandalkan. Dalam hal ini, IDwebhost sudah menjadi perusahaan hosting yang berbasis nasionalisme.

Slogan “Best Service at Affordable Cost” pun tidak sebatas menjadi label belaka, tetapi dapat diimplementasikan secara nyata lewat kualitas dan mutu pelayanan yang ditawarkan. Namun IDwebhost juga bukan penyedia hosting yang kebablasan dalam menentukkan kebebasan konsumen. Dengan ketentuan pelayanan dan kebijakan penggunaan hosting yang dibuat pada saat perjanjian awal penggunaan hosting, IDwebhost sudah menjadi filter konten internet yang berbau SARA, diskriminatif, dan kurang baik bagi pengguna internet. Dengan konsekuensi dan sanksi yang diberikan jika melanggar, IDwebhost sudah memenuhi UU ITE yang diberlakukan negara kita. Dengan kata lain, IDwebhost adalah perusahaan hosting yang legal dan taat hukum di Indonesia.

IDwebhost juga senantiasa memberikan promo bagi pelanggan setianya. Saat ini, IDwebhost sedang menurunkan harga domain .net seharga Rp 85.000,00 menjadi Rp 69.000,00, baik pada pelanggan lama maupun baru. Promo ini tentu menjadi keuntungan tersendiri bagi kita selaku konsumen karena mendapatkan layanan jasa memuaskan dengan harga yang relatif murah. Ada juga promo free domain .COM/.NET/.INFO/.BIZ, dengan persyaratan mudah yang dapat kita nikmati jika bergabung dengan IDwebhost. IDwebhost memang bukan sembarang penyedia hosting biasa.

Di usianya yang ke-7, sudah banyak prestasi yang sudah diukir IDwebhost sebagai webhosting terpercaya di dalam dan luar negeri. Menangani 36.000 web secara profesional dan menjadi trend hosting Indonesia membuat IDwebhost layak dijuluki sebagai webhosting terbaik Indonesia saat ini. IDwebhost sanggup membuat para kompetitor yang bergerak di bidang serupa mempelajari dan mengikuti etos kerja IDwebhost. Dalam hal ini, IDwebhost sudah menjadi trendsetter bagi para penyedia jasa hosting lainnya.

Melihat keunggulan, keunikan, dan kualitas pelayanan, maka kita tak perlu ragu memilih IDwebhost sebagai jasa layanan hosting Indonesia terpercaya yang dapat diandalkan. Dengan menggunakan IDwebhost kita juga sekaligus menumbuhkan rasa nasionalisme dan bangga kita terhadap potensi anak bangsa. Sebuah kebanggaan besar bagi kita karena IDwebhost diciptakan dan didirikan oleh generasi muda Indonesia yang berbakat dan berintegritas tinggi. Hal ini membuat layanan jasa hosting Indonesia tidak boleh diremehkan begitu saja oleh negara-negara di Benua Eropa yang notabene identik dengan negara maju. Maka dari itu, gunakan IDwebhost dan kita akan mendapat keuntungan berlipat ganda dari aktivitas internet.

Thursday, January 13, 2011

Sepak Terjang Pemain Ke-12

Penulisan Blog Artikel Worldcupdistro
Tema : “Tim Bola Indonesia, Fight!”

Sepak Terjang Pemain Ke-12

Tak terasa AFF Suzuki 2010 sudah berakhir beberapa minggu yang lalu di tahun 2010. Begitu banyak kenangan dan harapan yang sudah timnas Indonesia ukir di ajang bergengsi se-ASEAN itu. Meskipun pada akhirnya, Malaysialah yang membawa pulang Piala AFF 2010 ke negerinya, setidaknya banyak hal berharga yang bisa kita petik dari ajang sepak bola negara ASEAN ini. Indonesia sudah memberikan kinerja terbaiknya, meskipun keberuntungan belum berpihak pada timnas Indonesia.

Secara tidak langsung, Piala AFF merupakan ajang yang membangkitkan semangat nasionalisme bangsa. Banyak suporter yang rela datang berbondong-bondong ke Jakarta, tepatnya ke Stadion Gelora Bung Karno untuk menonton secara langsung pertandingan timnas Indonesia di Piala AFF. Kecintaan terhadap timnas semakin menguat, terlebih ketika Indonesia berturut-turut menang telak atas timnas negara lain di babak penyisihan. Dukungan, pujian, dan apresiasi tak henti-hentinya dilontarkan suporter Indonesia mengiringi langkah Indonesia ke babak selanjutnya.

Mereka rela menggelar tenda, menginap, bahkan mengantri sejak pagi demi mendapatkan tiket pertandingan Indonesia di ajang Piala AFF. Harga tiket yang mahal dan banyaknya calo yang beredar di sekitar stadion tidak menyurutkan niat mereka untuk menonton langsung tim kesayangan mereka. Meskipun mereka hanya berperan sebagai penonton, setidaknya mereka sudah memberikan semangat dan motivasi pada para pemain timnas untuk berjuang sampai titik akhir penghabisan. Penonton menggiring timnas menuju babak final sebagai pemain ke-12 yang handal.

Tak ketinggalan juga di lingkungan rumah saya. Jalanan terlihat begitu lengang di malam Minggu ketika pertandingan Indonesia melawan Malaysia digelar. Masyarakat begitu antusias mengikuti perkembangan timnas. Sekalipun Indonesia menorehkan prestasi yang kurang memuaskan di babak final pertama di Malaysia dengan kekalahan 0-3, suporter yang rela datang ke Malaysia secara langsung dengan tarif yang relatif mahal tidak tampak kecewa. Mereka tetap semangat dan berusaha memberikan dukungan mereka pada timnas Indonesia.

Solidaritas masyarakat untuk mendukung timnas Indonesia pun berdatangan dari situs jejaring sosial, Twitter. Masyarakat menjadikan insiden laser yang dilakukan para pendukung timnas Malaysia sebagai trending topic di Twitter mengalahkan isu lainnya di seluruh dunia. Dengan setia, mereka membela Indonesia dengan menuliskan status, tweet, dan notes inspiratif untuk menggugah semangat timnas. Mereka ingin Indonesia bangkit dari keterpurukan karena masih ada medan pertempuran akhir yang harus dihadapi.

Sebagai suporter timnas di ajang Piala AFF, saya merasakan begitu besar animo dan euforia yang ada di masyarakat terhadap sepak bola timnas. Larisnya penjualan kaos timnas bernomor punggung 9 dan 17 yang mewakili Christian Gonzales dan Irfan Bachdim karena kepiawaian mereka dalam menggiring bola menuju gawang lawan menjadi keuntungan tersendiri bagi para penjual kaos timnas. Munculnya Irfan Bachdim sebagai idola baru di kalangan kaum Hawa yang notabene tidak menyukai sepak bola. Begitu banyak perubahan yang terjadi ketika Piala AFF bergulir.

Presiden pun tak ingin kalah dengan masyarakat untuk menyaksikan secara langsung sepak terjang timnas Indonesia di tribun VVIP. Beliau ingin memberikan dukungan penuh pada timnas Indonesia agar dapat menorehkan prestasi secara maksimal. Hampir semua orang yang saya temui tak henti-hentinya membahas permainan timnas di ajang Piala AFF. Piala AFF seolah telah menyedot perhatian masyarakat Indonesia dari segala permasalahan dan konflik yang berkepanjangan.

Tak ketinggalan saya juga memuji permainan timnas yang cantik. Saya terkesan dengan permainan timnas yang apik, rapi, dan displin. Kerja sama, semangat, dan daya juang timnas sangat jauh meningkat dibandingkan kondisi timnas sebelumnya. Saya acungkan jempol pada timnas yang berhasil mengangkat kembali citranya sebagai tim sepak bola yang tidak boleh diremehkan begitu saja oleh masyarakat dunia. Pergantian pelatih timnas yang santer dilakukan, prestasi timnas yang buruk, dan berbagai permasalahan seputar timnas semua seolah menguap dan tergantikan dengan sebuah permainan yang boleh dikatakan out of the box dari timnas Indonesia sebelumnya. Begitu banyak perubahan yang terjadi dalam permainan timnas di ajang Piala AFF.

Sekalipun Piala AFF memberikan hasil yang kurang memuaskan dan menempatkan Indonesia di posisi runner-up, namun setidaknya ada banyak alasan bagi saya sebagai penonton untuk bangga terhadap timnas Indonesia. Bukankah menang atau kalah adalah hal biasa dalam sebuah kompetisi? Yang membedakan adalah ada tim yang membawa pulang hadiah dan tidak. That’s all yang bisa kita simak dari Piala AFF. Malaysia memang mendapat hadiah 100.000 dollar AS, namun tidak ada yang dapat menyangkal Malaysia tidak menjunjung tinggi sportivitas dengan menyalakan laser untuk mengganggu permainan timnas Indonesia.

Berbeda dengan Indonesia. Meskipun kalah dalam Piala AFF, setidaknya kita sebagai suporter sudah belajar sebuah hal berharga, yakni kebesaran hati. Bagaimana kita secara lapang dada menerima kekalahan timnas dengan tidak mengeluarkan caci maki, kata-kata menyakitkan, aksi brutal dan pengrusakan, dan berbagai hal anarkis lainnya. Bukankah itu pelajaran berharga yang bisa kita petik?

Bagi timnas Indonesia, kekalahan di ajang Piala AFF ini sebenarnya hanyalah jembatan untuk melangkah ke ajang kompetisi bergengsi lainnya di dunia. Timnas kita masih harus belajar bagaimana cara untuk meredam emosi dan tidak terpengaruh pada permainan lawan. Timnas harus belajar bekerja sama dan tidak egois dalam memerankan permainannya masing-masing. Sebelas pemain di lapangan harus bekerja sama satu dengan yang lainnya agar tercipta serangan yang tangguh dan tentunya membuahkan gol. Tak ketinggalan kita sebagai pemain ke-12 yang membakar semangat dan memberi timnas motivasi untuk bangkit.

Seiring berakhirnya Piala AFF 2010, rasanya sepak terjang kita semua sebagai pemain ke-12 masih belum berakhir. Masih ada banyak kompetisi sepak bola menanti timnas kita di masa mendatang. Masih banyak kesempatan untuk membuktikan kualitas timnas kita jauh lebih baik dibandingkan di ajang Piala AFF. Tatkala timnas kembali beraksi, mari kita siapkan diri, jiwa, dan raga kita untuk memberikan timnas suntikan energi baru. Menjadi pemain ke-12 yang tidak hanya memuji timnas ketika menang, tetapi juga mendukung timnas ketika kalah.

Indonesia, janganlah bersedih. Tim Garuda masih akan terus berkibar untuk membuktikan ketangguhannya, kini dan nanti! Tim Bola Indonesia, Fight!

Tuesday, February 16, 2010

Kompetisi Website Kompas MuDA-KFC

Kompetisi Website Kompas MuDA-KFC
Tema : “Bangga Indonesia”

“Bangga” atau Bangga Indonesia?
By. Daniel Hermawan

MuDAers pasti gak asing lagi dengan kelebihan-kelebihan yang dimiliki negeri qta, Indonesia tercinta. Sebut saja, punya beragam budaya, suku bangsa, kekayaan alam yang melimpah, dan kawan-kawannya. Suatu kali, gue nanyain sohib deket gue tentang bangganya jadi orang Indonesia. Jawaban doi bikin hati gue miris, tapi emang ada benernya juga sih.

“Gue bangga jadi orang Indonesia soalnya gue bisa buang sampah sembarangan tanpa didenda. Secara di luar negeri dendanya gede banget gitu lho. Terus enaknya tuh di Indonesia bisa nerobos rambu lalu lintas tanpa ditilang, bisa meludah di mana aja, n banyak keuntungannya deh pokoknya. Intinya gue betah deh tinggal di Indonesia.” terang doi panjang lebar. Well, ternyata banyak hal negatif yang bikin doi “bangga” Indonesia.

Seringkali qta juga bisa nyerocos panjang lebar sampai kering waktu ditanya apa kelebihan Indonesia. “Indonesia itu lho punya ini ini dan itu. Pokoknya banyak deh. Can’t explain satu persatu.” But rasanya koq qta jadi orang yang munafik banget waktu orang laen liat n ngomong. “Hah, ga salah tuh omongan loe? Indonesia koq blablabla... banyak sampah, dan macam-macam “pujian” lainnya.” Qta juga turut menyumbang “sanjungan” ini dengan budaya negatip qta sendiri yang gak bisa ilang kayak buang sampah seenaknya. Boro-boro bikin bangga Indonesia malah bikin muka Indonesia malu gak ketulungan sampai gak berani nunjukkin diri di mata dunia. Padahal Indonesia cakep lho. Naon sih?

That’s the point. Banyak hukum Indonesia tuh gak jelas juntrungnya. Yang ada bikin sikon tambah ancur. Gak percaya. Liat aja kasus Bank Century yang gak beres-beres sampai sekarang atau pelanggaran lalin (lalu lintas) yang nelan korban jiwa. Ditambah lagi mental orang Indonesia yang ndeso n plin plan, termasuk gue juga koq. Kalo ada yang ribut, semua ikut ribut. Kayak kemaren 100 hari pemerintahan SBY-Boediono, rame-rame demo ke gedung DPRD sampai banyak fasilitas umum rusak. Apa itu bikin Bumi Pertiwi qta bangga? Gak banget kan.

Sebenernya banyak banget lho hal yang bisa qta lakuin buat bikin Indonesia bangga. Gak usah mikir jauh-jauh kayak bikin Indonesia jadi negara terkaya di dunia. That’s no use. Cukup dengan qta lakuin apa yang jadi bagian qta sebenernya qta juga udah bikin Indonesia proud. For example, kayak berprestasi di kancah internasional or bikin perubahan di lingkungan. Make a revolution juga gak harus pakai demo-demo dan pidato segala. Cukup dengan mulai ngolah sampah sendiri n gak ngerusak lingkungan bakal bikin perubahan. Apalagi kalo itu dicontoh orang laen, wuih pasti qta bangga sama diri qta yang jadi pantuan orla (orang laen).

Kalo qta udah tahu apa aja titik lemah yang dimiliki Indonesia, qta juga bisa bikin bangga Indo. Our task is simple. Make the better act than before. Gak perlu nunggu orang laen dulu buat take action. Qta bisa mulai dari diri sendiri koq. Misalnya, qta sering buang sampah ke kali. Sampe-sampe daerah qta kena banjir. Ngomongin banjir, kebetulan kemaren rumah gue jadi incaran banjir Cileuncang gara-gara banyak sampah mampetin saluran pembuangan. Kan bete banget ya. Udah mah banyak kuman penyakit masuk, juga bikin berabe kerjaan qta.

Nah, apa yang udah qta lakuin buat lingkungan sekarang bakal qta terima balasannya nanti. So, bukan custom yang baik buat ngelakuin seenaknya ke lingkungan. Next, qta juga harus ngebiasain patuh tanpa diliat. Jangan kalo ada polisi aja pada tunduk sampe-sampe lampu ijo lupa jalan, tapi kalo gak ada langsung tancap gas pas lampu merah. Very awful banget kan? Qta bukan anak kecil yang harus diawasin sama ortu dan orla buat lakuin apa yang baik. Justru jati diri qta bakal keliatan waktu gak ada seorangpun yang liat perbuatan qta. Kalo qta bisa seiya sekata sama perbuatan kita yang patuh hukum, dijamin Indonesia bakal robah dalam waktu dekat.

Last but not least, bangga buat lestariin budaya Indonesia. Emang sih qta suka ngerasa koq jadul banget harus pake batik ato maen angklung. Ihh, males banget maen Karawitan. Eits, emang tugas qta buat bikin budaya Indonesia lestari abadi sampai tujuh turunan. Harusnya qta malu dong liat bule cantiq di Bali dengan bangganya jalan pakai batik or kesenian bangsa qta. Kalo qta aja yang sang pemilik n tuan rumahnya malu, apa kata dunia?

Now everything is in your hand. Setiap qta berhak nentuin mau lakuin apa buat Indonesia. Mau bikin tambah ancur atau bangga, that’s ur choice. Bangsa yang besar pastinya dibentuk dari qta-qta yang care banget sama negeri ini. So, siapa yang mo bikin Indonesia bangga?

~ oOo ~

Kompetisi Website Kompas MuDA-KFC

Kompetisi Website Kompas MuDA-KFC
Tema : “Bangga Indonesia”

MuDAers Project : Lestarikan Bahasa Indonesia
By. Daniel Hermawan

“Ch4y@nk, ap k4b4r, aq lGi skuL ni. Nti @q k3 ip dl y m0 bli jCo. Kmu tgu1n di tmpt bi4s@ y. by3.” Seorang cewek sedang sibuk ber-SMS ria dengan yayangnya di mal. Kebetulan gue lagi berdiri di sebelah doi jadi bisa ngelihat SMS keramatnya. Begitu dilihat gue sempet geleng-geleng kepala. Bahasa angka dan huruf yang saling nyampur aduk bikin mata puyeng n perut gue mules. Langsung deh gue cabut dari tempat itu.

MuDAers pasti gak asing lagi sama bahasa planet yang satu ini. Bahasa alay, teman-teman gue menyebutnya. Sebenernya, bahasa gaul tipe ini udah ada dari dulu. Bahasa alay tuh modif dari bahasa prokem. Nah, bahasa prokem tuh bahasa pergaulan ala premen. Bahasa ini cuma diketahui sama kaum preman n sifatnya secret banget. Caranya dengan ngeganti beberapa huruf dari kata yang dimaksud. Kayak dagadu yang artinya matamu. Bisa juga bikin dari bahasa Indonesia formal jadi bahasa prokem. Misalnya, tidak peduli jadi EGP (Emang Gue Pikirin).

Bahasa alay beda lagi. Bahasa yang cucunya dari prokem ini kombinasi dari macam-macam karakter. Kayak bahasa SMS di atas itu pakai bahasa alay. Bahasa ini juga dipake buat ngelabuin filter yang ada di internet lho. Jadi gak semua orang tau apa isi pembicaraan sang alayers. Ngeliatnya juga gak ngerti tapi anehnya banyak orang suka n ngejadiin bahasa itu tren masa kini. Anehnya koq qta ikut mau make anak cucunya bahasanya preman sich? A big question.

Gara-gara bahasa SMS, banyak dari qta yang gak biasa nulis dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Rasanya haram hukumnya kalo ngucapin sesuatu sesuai EyD. Tren ini juga bikin qta jadi lupa daratan sama bahasa nenek moyang. Nah lho. Jadi what’s must we do now?

MuDAers bisa bikin bangga Indonesia dengan use it proudly. Gak usah liatin orang-orang ngakakak ato keketawaan liat qta pakai bahasa Indo. Justru mereka harusnya yang qta ketawain karena gak bisa nunjukkin jati diri bangsanya. Toh banyak duta besar negara qta yang bangga use Bahasa Indonesia di luar negeri. Masa qta yang katanya generasi penerus bangsa gak bisa. Malu dong!

Ada lagi yang berbahasa Indonesia ala banci. Kayak eke atau akyu kamyu. Waktu gue ngedengernya aja udah bikin telinga panas. Aduh geli banget deh. Bahasa Indonesia dijadiin bahasa yang kemayu-mayuan. Qta kan bukan banci-banci yang ngomongnya gitu khan? Tren lainnya bikin bahasa Indonesia sok kebarat-baratan. Gue dengar percakapan ini di sinetron “Hey you don’t wasting-wasting time lah di situ. Do your PR.” Bikin bahasa Inggris n Indonesia mix jadi satu. Akhirnya, qta bikin bahasa Indonesia jadi Nano Nano yang aneh-aneh rasanya.

Why we must proud use Indonesian language? Nah, menurut sumber online terpercaya yang gue dapetin, ada banyak fakta unik yang bikin qta harusnya proud using Indonesian language.
- Bahasa Indonesia udah mulai digunain sejak abad ke-7 Masehi. Kalian bisa liat fakta ini di prasasti berbahasa Melayu kuno di Palembang dan Bangka yang ditulis pas jaman kerajaan Sriwijaya. Keren banget kan?
- Bahasa Indonesia dipelajari oleh 45 negara di dunia. Data ini ditulis di www.kompas.com pada tahun 2008. Ternyata banyak yang interest buat mempelajari bahasa Indonesia tercinta.
- Bahasa Indonesia adalah bahasa kedua di Kota Ho Chi Minh. Secara Pemda Kota Ho Chi Minh di Vietnam resmi mengumumkan Bahasa Indonesia menjadi bahasa kedua di Kota Ho Chi Minh pada tahun 2007. Wiuh, bahasa Indonesia aja diakui negara lain.
- Wikipedia bahasa Indonesia yang menduduki peringkat ke-26 di dunia. Di Asia, situs ini menduduki peringkat ke-3 setelah Jepang dan Mandarin. Ternyata onliner sering searching bahan ke Wiki Indo kan? Termasuk qta juga lho buat tuhas skul.
- Bahasa Indonesia adalah bahasa ketiga yang paling banyak digunakan pada WordPress. Dalam 6 bulan terakhir tercatat 143.108 pengguna baru WordPress dari Indonesia dan telah ada 117.601.633 kunjungan melalui 40 kota di Indonesia.” Berita ini ditulis pas taun 2009, apalagi tahun 2010. Bisa-bisa bahasa Indonesia naik peringkat.

Finally, setelah liat keunggulan dan fakta unik bahasa Indonesia tercinta yang qta miliki, qta jadi bangga using bahasa Indonesia. Emang qta bakal jadi badut yang gak lucu tapi diketawain, but remember qta berhasil jadi agen-agen perubahan buat bikin bahasa Indonesia tetap eksis. So, MuDAers ini proyek qta bersama. Let’s do it!

~ oOo ~

Friday, January 22, 2010

Mengenal Kain Asli Indonesia

Mengenal Kain Asli Indonesia
By. Daniel Hermawan

Tak terasa sudah 3 bulan batik diakui UNESCO sebagai warisan budaya asli Indonesia. Sejak diresmikannya batik pada tanggal 2 Oktober 2009 di Perancis, berbagai lembaga berbondong-bondong mewajibkan pemakaian batik sebagai wujud kecintaan terhadap budaya bangsa. Kini, batik sudah aman dalam genggaman tangan bangsa Indonesia.

Namun ada juga kain asli Indonesia, selain batik, yang belum aman dari ancaman bangsa lain. Tak kenal, maka tak sayang. Peribahasa ini sangat cocok dengan keberadaan warisan budaya di Indonesia. Nah supaya kain asli Indonesia ini dapat diakui UNESCO dan mengikuti jejak batik, mari kita berkenalan lebih dekat dengan mereka.

Batik

Kain asli Indonesia yang satu ini sudah tidak asing lagi dalam kehidupan kita. Nama kain yang berasal dari Jawa ini berasal dari bahasa Jawa, yaitu amba yang berarti menulis dan titik yang berarti titik. Berdasarkan asal kata batik, kita tahu cara pembuatan batik yang menuliskan titik-titik dengan canting. Tinta yang digunakan untuk menulis batik disebut malam.

Corak dan motif batik ternyata menentukkan status sosial seseorang pada jaman dulu. R. A. Kartini, seorang pejuang kaum wanita selalu mengenakan batik dengan motif parang untuk menunjukkan statusnya sebagai bangsawan. Sekarang, corak dan motif batik bebas digunakan oleh siapa saja, tanpa memandang status sosial orang tersebut. Saat ini, hanya keluarga kerajaan Surakarta dan Yogyakarta yang masih menganut kebudayaan jaman dulu dengan mengenakan batik bermotif tertentu.

Batik biasanya dipakai dalam acara yang bersifat resmi. Nah sebagai generasi penerus bangsa, kita bisa mengubah pola pikir itu. Hal itu dapat kita lakukan dengan memakai batik dalam acara non formal dipadu dengan gaya masa kini. Dengan desainer handal, tentunya kita bisa memasangkan batik dengan model yang up to date. Dijamin kita tetap gaya dan rasa kepedulian kita terhadap batik semakin meningkat. Pemerintah juga sudah menetapkan pegawai BUMN/BUMD untuk wajib menggunakan batik pada hari Kamis, Jumat, dan Sabtu.

Tentunya kita patut bangga memakai batik. Kain asli Indonesia yang satu ini dibuat dengan tingkat kesulitan yang tinggi dan memiliki motif yang sangat unik. Banyak wisatawan asing berbondong-bondong ke Indonesia untuk mempelajari cara pembuatan batik. Sebagai warga Indonesia, sudah sepatutnya kita mencintai budaya bangsa. Hal ini dapat kita lakukan dengan antusias mempelajari cara pembuatan batik dan bangga memakainya. Jangan sampai kita kalah dengan bule-bule yang bangga memakai batik.

Ulos


Ulos atau yang berarti kain ini lekat dengan budaya Batak yang ada di Sumatera Utara. Ulos dibuat dengan cara menenun. Warna yang biasanya dipakai dalam pembuatan ulos, antara lain hitam, merah dan putih, dengan tenunan benang emas atau perak.

Ulos juga ternyata memiliki arti tersendiri dalam budaya Batak. Misalnya, ulos Sibolang dipakai pada saat berkabung dan umumnya diberikan kepada istri orang yang meninggal. Contoh lainnya, ulos Saput yang dipakai untuk membungkus jenazah. Ulos biasanya dipakai dalam acara adat.

Well, meskipun Ulos adalah kain kebudayaan Batak, kita juga harus peduli terhadap nasib kain asli Indonesia yang satu ini. Hal ini dapat dilakukan dengan mempromosikan Ulos dalam berbagai media, seperti blog, media massa, juga situs pariwisata Indonesia. Tunjukkan keunikan dan makna pemakaian Ulos, sehingga Ulos dapat dikenal dan eksis di Indonesia. Jangan lupa untuk mendukung pengakuan Ulos sebagai warisan budaya Indonesia ke UNESCO, agar Ulos tidak menjadi korban penculikan bangsa lain.

Songket


Kain yang awalnya dipakai untuk destar atau ikat kepala laki-laki ini juga dibuat dengan cara ditenun. Sutera dengan benang emas dan perak merupakan kain yang biasa dipakai dalam pembuatan songket. Untuk menjadi selembar kain, songket harus ditenun melalui delapan tingkat. Karena prosesnya rumit, kain songket baru bisa selesai dalam waktu tiga hari. Tak heran harga songket umumnya sangat tinggi sesuai dengan tingkat kesulitan dalam pembuatannya.

Songket terdiri dari 2 jenis, yaitu songket balapak dan songket batabua. Songket balapak motifnya ditenun padat dan rapat, sedangkan songket batabua motifnya ditenun tersebar.

Melihat Songket yang memiliki tingkat kerumitan sangat tinggi, kita patut bangga lho dengan kain asli Indonesia yang satu ini. Pembuatan Songket mengindikasikan tangan-tangan terampil pengrajin Indonesia yang luwes dalam menenun. Kita juga bisa ambil bagian dalam melestarikan Songket sebagai budaya bangsa. Caranya, kita bisa mempromosikan penjualan kain Songket ke mancanegara lewat media yang disediakan internet, seperti e-Bay. Tentu selain Songket semakin dikenal oleh orang-orang di seluruh dunia, juga mendatangkan devisa bagi negara tercinta. Ayo, kita promosikan Songket!

Tenun Ikat


Pembuatan kain yang populer di daerah Bali dan Nusa Tenggara ini termasuk unik. Why? Ternyata sebelum ditenun, kain ini sudah melalui proses tye dye untuk membuat corak dan warna yang diinginkan. Di Indonesia, ada 3 jenis tenun ikat, yakni tenun ikat lungsi, tenun ikat pakan, dan tenun ikat ganda. Biasanya kita sering menemukan tenun ikat ganda di Bali. Sedangkan tenun ikat yang ada di Flores biasanya hanya menggunakan satu motif di tengah kain. Perbedaan itu menunjukkan ciri khas kain tenun ikat dari tiap wilayah dengan ciri dan maknanya tersendiri. Secara fungsional, kain tenun ikat sama-sama dipakai sebagai sarung atau selendang, pada acara adat atau yang bersifat resmi.

Wow, ternyata kain asli Indonesia yang satu ini memiliki beragam motif di berbagai daerah. Berarti tiap daerah punya tangan-tangan kreatif untuk menghasilkan kain tenun ikat ini. Kita juga bisa menunjukkan kepedulian kita terhadap kain tenun ikat dalam kehidupan sehari-hari lho. Kalau kita pernah berkunjung ke Bali, kita bisa membeli kain tenun ikat ini dengan harga yang cukup terjangkau. Kita bisa menjadikan kain tenun ikat ini sebagai pajangan dinding, juga asesoris pelengkap dalam tarian tradisional. Bangga dong punya kain beraneka motif ini.

That’s all. Keempat kain asli Indonesia ini memiliki keunikan dan ciri khas tersendiri, baik dalam cara pembuatan, corak, dan motifnya. Sebagai anak bangsa, kita patut bangga dengan keluwesan tangan pengrajin Indonesia dalam pembuatan kain-kain ini. Tak lupa kita juga harus menjaga dan melestarikan kain asli Indonesia ini. Jangan biarkan tangan asing menjamah dan merebut kebudayaan bangsa kita, seperti Tari Pendet, Lagu Rasa Sayange, dan kawan-kawannya. Mari tunjukkan kepedulian kita pada kain asli Indonesia!

Let’s do a small thing to get a big thing. Kamu bisa turut mendukung kain asli Indonesia ini untuk segera diakui UNESCO dengan mengirimkan vote dan komentar di blog ini.

Thursday, January 21, 2010

Made In Indonesia

Made In Indonesia
By. Daniel Hermawan

Ketika berjalan-jalan di pusat perbelanjaan, Anda pasti menemukan barang impor. Baik itu tas, sepatu, pakaian, dan berbagai aksesoris lainnya yang dijual dengan harga yang variatif. Banyak orang membeli barang impor bermerek, meskipun harganya sangat mahal demi tampil gaul dan up to date. Pusat perbelanjaan yang sering mengadakan diskon barang impor pun banyak dikerumuni pengunjung.

Rasanya jarang sekali kita melihat barang dengan label “Made In Indonesia” berjejer di pusat perbelanjaan. Berbeda dengan barang impor yang selalu memenuhi pertokoan dengan variasi produknya. Kita sudah punya pemikiran barang impor bermerek lebih gaya dan modern daripada barang dalam negeri. Akibatnya, kita lebih bangga membeli dan menggunakan barang impor daripada barang dalam negeri.

Saya prihatin melihat anak bangsa yang lebih menyukai barang impor daripada barang dalam negeri. Ibarat kacang lupa sama kulitnya, Belia lebih memilih dan membanggakan barang impor daripada barang dalam negeri. Peminat barang dalam negeri pun turun drastis dan para pengusaha barang dalam negeri terancam gulung tikar. Apakah kita mau bangsa kita kehilangan jati dirinya karena tidak memiliki produk dalam negeri yang dapat dibanggakan? Tentu tidak, bukan.

Satu hal yang harus kita renungkan dalam hati. Bagaimana kita dapat mencintai bangsa kita sendiri, jika kita tidak mencintai produk bangsanya sendiri? Produk impor seakan-akan membutakan rasa nasionalisme kita dengan sikap konsumtif kita akan produk impor. Ok, kita boleh berargumen barang impor jauh lebih bagus dari segi kualitasnya. Namun, kita pun harus membanggakan barang dalam negeri yang menjadi kebanggakan bangsa kita di dunia internasional.

Saya mengamati orang asing yang berkunjung ke Indonesia menyukai produk Indonesia dan rela mengeluarkan kocek yang besar untuk membeli cinderamata dari Bumi Pertiwi. Mereka pun dengan bangga memakainya. Apa kita tidak malu dengan sikap kita selama ini yang lebih membanggakan produk luar negeri? Orang asing saja bisa menghargai kerajinan dan produk bangsa lain, masakan kita tidak bisa.

Sebagai anak bangsa, minimal kita harus bangga dengan produk yang bisa dihasilkan bangsa kita. Saat ini, mungkin produk bangsa kita masih kuno dan jadul. Namun saya yakin dengan kontribusi Belia, bukan mustahil produk dalam negeri akan lebih baik dari produk impor. Bukan mustahil pula, kita dapat melihat produk dengan label “Made In Indonesia” berjejer di pusat perbelanjaan dunia.

Wednesday, December 16, 2009

Saatnya Menunjukkan Eksistensi Batik

Saatnya Menunjukkan Eksistensi Batik
By. Daniel Hermawan


Masih segar di ingatan kita, batik diresmikan UNESCO sebagai warisan budaya bangsa Indonesia yang tidak ternilai harganya pada tanggal 2 Oktober lalu. Sebagai anak bangsa, tentu kita patut bangga terhadap upaya pemerintah selama ini dalam menghakpatenkan batik. Setelah Tari Pendet, lagu Rasa Sayange, dan berbagai budaya Indonesia diakui negeri jiran sebagai budaya bangsanya, kini bangsa kita sudah bisa sedikit bernafas lega. Batik sudah aman dalam genggaman tangan bangsa kita.

Sebagai wujud kebanggaan terhadap peresmian batik, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengimbau masyarakat untuk memakai batik. Pemerintah juga menetapkan 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional. Peringatan Hari Batik Nasional diisi dengan berbagai kegiatan. Sebut saja pawai keliling dengan pakaian batik di Jawa Tengah, bersepeda dengan pakaian batik di Bandung, dan masih banyak lainnya. Sekolah saya juga mengimbau seluruh siswa untuk mengenakan batik. Hal ini dilakukan sebagai wujud kecintaan kita terhadap budaya bangsa.

Batik hanyalah satu dari sekian ratus, bahkan sekian ribu budaya bangsa kita yang belum terdaftar di UNESCO. Peringatan Hari Batik Nasional ini hendaknya dapat memicu ribuan budaya Indonesia lainnya untuk segera dihakpatenkan agar tidak disalahgunakan oleh bangsa lain. Hal ini dilakukan untuk melindungi warisan budaya bangsa yang tidak ternilai harganya.

Batik memang sudah aman dalam genggaman tangan bangsa kita. Namun tanpa adanya rasa memiliki dalam hari rakyat Indonesia, tentu pencapaian pemerintah hanya sekedar formalitas belaka. Sebagai warga Indonesia, kita patut menjaga dan melestarikan budaya batik dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu dapat dilakukan dengan menggunakan batik setiap hari.

Sebagai pelajar, kita dapat menjadikan batik sebagai “trend abad 21”. Kita dapat menggunakan batik untuk berjalan-jalan ke mal dan acara ulang tahun teman. Meskipun kita akan dianggap aneh oleh orang lain, kita patut bangga terhadap diri kita sendiri. Kita berani menjadi trendsetter yang membanggakan bangsa dan negara tercinta. Justru orang yang menghina kita yang patut malu dengan dirinya. Apakah dia sudah mencintai batik atau cuma sekedar omdo tanpa ada tindakan konkrit?

Rasa memiliki merupakan unsur terpenting dalam melestarikan budaya batik. Tanpa adanya rasa memiliki, kita akan bersikap masa bodoh terhadap budaya batik. Tanamkan pemikiran dalam diri kita bahwa batik adalah harta karun peninggalan nenek moyang kita yang sangat berharga. Dengan begitu, kita merasa batik adalah harta kita bersama yang harus dijaga keberadaannya dari para penjajah budaya. Melestarikan batik menjadi kewajiban dan tanggung jawab kita sebagai warga negara yang baik. Kita akan melestarikan batik tanpa beban sama seperti menjaga barang pribadi kepunyaan kita masing-masing.

Jika selama ini kita menggunakan batik dalam acara formal. Kita dapat memulai perubahan dengan memakai batik setiap hari. Hal ini menunjukkan kita mencintai dan bangga terhadap budaya batik. Ingat, perubahan dimulai dari hal kecil. Dengan memakai batik mulai dari diri sendiri, kita dapat membawa pengaruh besar bagi orang-orang di sekeliling kita. Pada akhirnya, negeri jiran tidak dapat berkutik untuk mengakui batik sebagai budayanya.

Sudah saatnya kita menunjukkan eksistensi batik di kancah internasional. Hal ini dapat dilakukan dengan memakai batik di manapun kita berada. Sama seperti peribahasa, ada gula ada semut. Kita pun dapat mengubah peribahasa itu menjadi: ada batik ada aku. Banggakan batik sebagai warisan budaya bangsa yang tidak ternilai harganya. Selamat menjadi trendsetter-trendsetter batik yang mengharumkan bangsa dan negara tercinta!