Showing posts with label teknologi. Show all posts
Showing posts with label teknologi. Show all posts

Thursday, December 30, 2010

BAGUS : Upaya Cerdas dalam Menyikapi Era Keterbukaan Informasi Publik

Lomba Karya Tulis XL Award 2010 Kategori Umum
Tema : “Upaya XL memberikan layanan telekomunikasi terbaik bagi pelanggan dan Indonesia”
Tema Pilihan : “Dampak tarif telekomunikasi yang murah terhadap upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia”

BAGUS : Upaya Cerdas dalam Menyikapi Era Keterbukaan Informasi Publik

Tak dapat dimungkiri jika kemajuan teknologi, informasi, dan komunikasi telah membawa kita ke sebuah peradaban baru yang dinamakan era keterbukaan informasi publik. Hal ini terlihat dari adanya perang tarif yang diadakan oleh sejumlah operator seluler guna menarik pelanggan baru. Secara global, era ini ditandai dengan munculnya gadget baru terkini, seperti smartphones, iPad, Blackberry, handphone tablet, dan masih banyak lainnya. Belum lagi munculnya Android sebagai sistem operasi terkini yang semakin memudahkan kita dalam berkomunikasi secara cepat.

Dilihat dari sudut pandang produsen, kemajuan dan perang tarif bukanlah hal yang menguntungkan. Prinsip ceteris paribus yang berbunyi: “mengeluarkan jasa sekecil-kecilnya demi mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya” mungkin sulit untuk diterapkan dan pada akhirnya dapat mematikan operator yang kalah bersaing. Seleksi alam yang diciptakan para produsen gadget dan operator seluler ini membuat hanya produsen yang kuat dan memiliki kualitas terbaiklah yang bertahan. Dalam hal ini, saya melihat XL termasuk dalam daftar operator seluler yang berhasil lolos dari seleksi alam.

Bagi konsumen, kemajuan teknologi, informasi, dan komunikasi ini memberikan dampak yang sangat positif bagi kemajuan dan peningkatan taraf hidup masyarakat. Dapat kita lihat bahwa hampir semua orang, baik masyarakat kalangan menengah ke atas maupun ke bawah yang mempunyai handphone. Kemajuan dan perkembangan gadget membuat gadget lama harus menurunkan harga dagang demi menarik banyak konsumen. Alhasil, gadget yang semula menjadi barang berharga dan mewah, kini menjadi sesuatu yang lumrah dimiliki masyarakat Indonesia.

Pergeseran teknologi dari kebutuhan tersier menjadi sekunder juga mempermudah masyarakat untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Apalagi operator seluler yang ada dari hari ke hari semakin bertambah banyak dan bersaing untuk mendapatkan banyak konsumen. Tak heran perang tarif menjadi pilihan sebagian operator. Operator yang tidak sanggup mengikuti perkembangan zaman akan terdegradasi dan kalah dalam persaingan. Selebihnya, akan terus bersaing hingga akhirnya publik menentukkan pilihannya pada provider tertentu.

Akses internet juga bukan lagi hal yang sulit bagi masyarakat Indonesia. Menurut Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring, jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 45 juta orang. Hal ini diakibatnya munculnya tren baru dalam berselancar di dunia maya, yakni mobile internet. Dengan mudah, masyarakat bisa membuka situs internet tanpa perlu menggunakan komputer, laptop, atau pergi ke warnet. Semua kini tersedia dalam genggaman masyarakat asalkan handphone tersebut tersambung ke internet dan memiliki fasilitas WiFi.

Kemudahan akses internet ini juga membuat perkembangan situs jejaring sosial di Indonesia meningkat dratis. Menurut data statistik yang dilansir CheckFacebook.com, jumlah pengguna Facebook di Indonesia telah masuk 10 besar jumlah pengguna Facebook terbesar di dunia. Indonesia bertengger di peringkat tujuh, mengatasi Australia, Spanyol, dan Kolombia di peringkat 10. Diketahui Indonesia merupakan negara dengan jumlah Facebook terbesar kedua setelah Turki di Benua Asia, yakni sebesar 5.949.740 pengguna. Sementara Turki, yang menduduki peringkat keempat di dunia, memiliki 10.926.180 pengguna.

Tidak jauh berbeda dengan Facebook, pengguna Twitter juga memberi kesimpulan yang sama. Pengguna Twitter dari Indonesia menduduki ranking nomor satu di Asia Pacific (20.8%). Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa era keterbukaan informasi publik sudah masuk dalam kehidupan kita sehari-hari. Pertukaran informasi, budaya, dan data pun dapat dilakukan dengan mudah hanya dengan koneksi internet. Semua informasi yang kita butuhkan dapat kita cari di situs pencari dengan cepat dan mudah.

Pemerintah pun mengantisipasi dampak dari adanya era keterbukaan informasi publik. Sejak 1 Mei 2010, UU Nomor 14 Tahun 2008 mengenai Keterbukaan Informasi Publik akan efektif diberlakukan. UU ini berlaku setelah pemerintah diberikan kesempatan untuk mempersiapkan segala piranti pelaksanaan selama dua tahun ini. Pemerintah menyadari bahwa kebutuhan informasi merupakan kebutuhan krusial di era globalisasi ini dan harus disikapi dengan cerdas dan bertanggung jawab.

Sayangnya, era keterbukaan informasi publik ini juga sempat dimanfaatkan oleh beberapa oknum tertentu yang tidak bertanggung jawab. Sebut saja, kasus video porno yang melibatkan tiga artis papan atas Indonesia, yakni Ariel “Peterpan”, Luna Maya, dan Cut Tari. Dengan memanfaatkan situs jejaring sosial Facebook dan Youtube, video yang menampilkan adegan ranjang itu menyebar dengan cepat di kalangan masyarakat. Hanya dalam hitungan jam, sudah lebih dari 100.000 orang yang menyaksikan video porno tersebut. Bahkan ada juga masyarakat yang mengunduh, menyimpan, dan menjualnya dalam CD. Hal ini secara otomatis mengakibatkan turunnya kredibilitas dan penilaian masyarakat terhadap artis yang menjadi figur publik tersebut.

Kasus tersebut merupakan salah satu contoh pemanfaatan teknologi yang tidak tepat dan berakibat fatal bagi sebagian orang. Era keterbukaan informasi publik juga diwarnai kasus penculikan, pengejekan, pelecehan SARA, dan pembocoran rahasia negara oleh oknum tertentu yang tidak bertanggung jawab. Tentu hal ini mengakibatkan fungsi teknologi yang semula positif untuk mempermudah aktivitas dan komunikasi manusia menjadi tercoreng. Sebagian golongan masyarakat bahkan mengharamkan internet karena kasus tersebut.

Selama bulan Desember, kita juga dikejutkan dengan aksi penyebarluasan dokumen rahasia negara oleh situs WikiLeaks. Situs yang didirikan Julian Assange ini membuat citra Amerika runtuh di mata dunia setelah sebagian dokumen kecurangan dan penipuan terungkap dan dapat dibaca oleh publik. Tak ayal hal ini membuat Amerika geram. Belum lagi muncul IndoLeaks yang konon memuat dokumen rahasia negara Indonesia karena pengaruh WikiLeaks. Era keterbukaan informasi publik membuat masyarakat dapat mengetahui informasi yang seharusnya tidak menjadi konsumsi publik.

Dalam menyikapi itu semua, tentu sangat tidak tepat menghakimi internet sebagai momok pembawa masalah bagi bangsa kita. Jika kita berpikir secara objektif, maka sebenarnya manfaat internet jauh lebih besar dari kerugian yang diberikannya. Sebut saja, muncul metode pembelajaran baru dengan label e-learning. Metode e-learning membuat masyarakat yang tinggal di seluruh wilayah dunia dapat mengenyam pendidikan dengan baik melalui koneksi internet. Ada juga e-commerce yang merupakan manifestasi bisnis terbaru di mana memakan biaya promosi yang jauh lebih murah dan terjangkau. Sasaran pasar yang luas dan akses 24 jam merupakan kemudahan yang ditawarkan internet dalam berbisnis online. Tentu hal ini mendegradasi dampak negatif dari internet.

Tentu baik buruknya internet juga bergantung pada penggunanya karena walau bagaimanapun internet adalah media atau sarana untuk bertukar informasi. Yang menjadi persoalan adalah bagaimana pengguna internet menggunakan media tersebut, entah itu baik atau buruk. Sayangnya, era keterbukaan informasi publik ini tidak mempunyai filter tersendiri dan bersifat bebas, sehingga hal baik dan hal buruk dapat berbaur menjadi satu dan menjadi konsumsi publik.

Kemudahan dan harga yang relatif murah dalam menggunakan fasilitas komunikasi dan informasi ini tentu seyogianya kita manfaatkan untuk mengembangkan taraf kehidupan kita masing-masing. Dalam mewujudkan itu semua, dibutuhkan upaya yang BAGUS. BAGUS akan memberi dampak positif bagi perkembangan era keterbukaan informasi publik agar masyarakat senantiasa bertanggung jawab dan memiliki sikap yang tepat dalam menyikapi perkembangan teknologi.

B – Bertanggung jawab
Dalam menyikapi era keterbukaan informasi publik, tentu kita harus bertanggung jawab terhadap apa yang kita lakukan dalam memanfaatkan informasi dan komunikasi yang ada. Bukan berarti karena tarif yang murah, akses yang cepat, dan kemudahan membuat akun jejaring sosial, kita menjadi pribadi yang tidak menjunjung tinggi etika. Perlu kita camkan bahwa dunia maya juga sama seperti dunia nyata. Sikap yang kita tunjukkan di dunia maya akan menunjukkan siapa jati diri kita sesungguhnya.

Tanggung jawab dalam memanfaatkan tarif telekomunikasi yang murah juga dapat ditunjukkan dengan memanfaatkan fasilitas informasi yang ada untuk pengembangan pribadi. Sebut saja, memperkaya ilmu pengetahuan, mengetahui hal-hal terbaru yang terjadi di dunia, mengamati perkembangan IPTEK, dan lain sebagainya. Tentu itu semua jauh lebih berarti dibandingkan memanfaatkan teknologi hanya untuk bermain, mengupdate status secara berkala, ataupun bertaruh secara online.

Tanggung jawab di sini adalah ada dampak atau hasil yang kita dapatkan dari penggunaan jaringan telekomunikasi. Bisa itu berupa pengetahuan, materi, maupun menambah teman secara positif. Tentu pemanfaatan telekomunikasi secara positif ini juga sekaligus membantu bangsa kita dalam meningkatkan devisa dan menghasilkan kader-kader generasi muda bangsa yang kelak dapat diandalkan untuk memimpin bangsa ini di masa mendatang.

A – Aplikatif
Ada anggapan bahwa banyak orang yang bisa memiliki banyak gadget canggih, tetapi hanya sedikit yang bisa menggunakannya dengan baik dan bermanfaat. Jika kita kaji lebih lanjut anggapan ini dapat kita terima dengan baik. Banyak masyarakat berlomba-lomba membeli gadget baru, seperti BlackBerry, iPhone, iPad, dan lain sebagainya. Ketika sampai di rumah, gadget itu hanya difungsikan seperti gadget biasa. BlackBerry tetap hanya digunakan untuk SMS dan telepon. iPad hanya digunakan untuk bermain. Just it. Tidak ada sesuatu yang spesial dengan teknologi tercanggih itu.

Tentu kita harus cerdas dalam memanfaatkan gadget terbaru untuk menghasilkan impact yang berarti bagi diri kita. Sebut saja, BlackBerry. Jangan membeli gadget hanya karena tren atau ajakan teman-teman. Pikirkan manfaat dan kegunaan yang akan kita terima dari teknologi tersebut. BlackBerry, misalnya. Ketika kita memilikinya, pikirkan apa yang bisa kita perbuat dengan gadget tersebut. Aplikasi yang ada, seperti BlackBerry Messager (BBM), aplikasi Facebook, e-mail, dan lain sebagainya harus kita aplikasikan secara nyata untuk kemajuan diri kita.

Kita bisa menggunakan BlackBerry untuk mempermudah komunikasi dalam usaha kita. Dengan fasilitas canggih yang dimiliki, BlackBerry menjawab kebutuhan yang kita miliki. Itulah hal terpenting yang harus kita tanamkan dari penggunaan teknologi. Hal yang sama juga harus kita terapkan pada iPad, iPhone, dan produk keluaran terbaru lainnya. Jadikan gadget tersebut sebagai media untuk berbuat sesuatu yang bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain. Hal tersebut akan membuat gadget tersebut jauh lebih bernilai yang tidak dapat diukur dari rupiah karena banyaknya hasil yang kita dapatkan dari gadget tersebut.

G – Gesit
Tarif telekomunikasi dan harga gadget yang murah juga harus membuat kita lebih gesit dari sebelumnya. Kita harus secara aktif mencari peluang dan memanfaatkannya secara optimal. Kemajuan komunikasi dapat mempermudah kita untuk mengetahui informasi tertentu yang kita butuhkan. Sebut saja, harga bursa saham, emas, peluang usaha, info lomba, dan lain sebagainya. Dengan kemudahan komunikasi, jangan lantas kita terlena dan membiarkan peluang tersebut berlalu begitu saja. Kita harus gesit dan aktif mencari peluang demi kebaikan dan peningkatan taraf hidup kita masing-masing.

Kemudahan telekomunikasi yang murah ini juga seyogianya dapat membuka peluang usaha yang besar bagi masyarakat Indonesia. Sayangnya, hal ini belum menjadi paradigma masyarakat karena terpaku pada bagaimana cara untuk mencari kerja. Kemudahan akses internet yang ditawarkan sudah seyogianya membuat masyarakat semakin gesit untuk menciptakan usaha. Jika kita lihat secara nyata, banyak pebisnis muda yang sukses melakukan usaha lewat dunia maya. Tentu masyarakat dapat mencontohnya dan otomatis langkah ini akan mengurangi jumlah penggangguran di Indonesia secara signifikan.

U – Useful
Telekomunikasi yang murah juga harus berguna dalam mengembangkan taraf hidup kita. Jika kita mengkaji lebih dalam, banyak operator seluler di Indonesia yang terkesan asal dalam memberikan promo jasa telekomunikasi. Tarif yang murah pada dini hari dan telepon sepuasnya setiap hari seolah mencitrakan bahwa teknologi, khususnya di bidang telekomunikasi telah menjajah kehidupan manusia sepenuhnya. Ingat, manusia harus menguasai teknologi, bukan teknologi yang menguasai manusia.

Saya mengapresiasi promo XL yang memberikan gratis 10 menit selama 4 hari. Hal ini sangat bermanfaat karena dapat digunakan kapan saja tanpa ada patokan waktu tertentu. Kebutuhan komunikasi pun terpenuhi dengan baik karena XL memfasilitasi penggunanya untuk menelepon secara gratis. Otomatis XL mempermudah komunikasi yang membuat arus mobilisasi kegiatan masyarakat menjadi lancar. Hal ini juga menunjukkan bahwa telekomunikasi murah juga sangat bermanfaat dan berguna bagi kehidupan kita.

S – Share
Telekomunikasi yang murah juga membuat kita harus berbagi kebaikan dengan sesama. Kita bisa melakukan itu semua dengan hal-hal kecil melalui kemudahan teknologi. Menyebarkan status positif, menulis catatan yang membangun, menyebarkan gerakan kepedulian, mengusung kampanye lingkungan hidup, dan lain sebagainya. Tentu kemudahan telekomunikasi akan membuat langkah kepedulian kita untuk berbagi semakin cepat dan mudah. Kita menjadi pribadi yang bersifat sosial, bukan menjadi antisosial karena teknologi.

Penulis melihat banyak orang yang berbagi di dunia maya mendapat dampak yang luar biasa di dunia nyata. Sebut saja, Justin Bieber yang hanya mengunggah video menyanyinya secara gratis kini mendapat dampak menjadi seorang selebritis ternama di dunia. Berbagi tidaklah merugikan bagi kita. Pemberian kita akan kembali dalam wujud lain tergantung dari apa yang kita berikan bagi orang lain. Tentu berbagi juga akan meningkatkan citra kita secara tidak langsung. Citra yang baik tentu akan meningkatkan taraf hidup kita karena dengan berbagi, banyak orang yang bersedia berbagi dengan kita.

Era keterbukaan informasi publik dapat diibaratkan sebagai pedang bermata dua. Ia bisa menjadi sahabat yang baik ketika digunakan dengan bijak sesuai prinsip BAGUS. Ia juga bisa menjadi musuh yang menakutkan ketika kita menggunakan secara tidak bertanggung jawab. Maka dari itu, mari kita sikapi era keterbukaan informasi secara cerdas dengan tarif telekomunikasi yang murah demi meningkatnya taraf hidup bangsa kita.

Referensi :
http://nasional.kompas.com/read/2010/04/30/20510043/Masuki.Era.Keterbukaan.Informasi.Publik
http://jurnalistikuinsgd.wordpress.com/2007/04/19/empat-era-komunikasi/
http://teknologi.kompasiana.com/terapan/2010/11/20/pengaruh-perkembangan-teknologi-informasi-dan-komunikasi-da http://tekno.kompas.com/read/2010/09/20/15412739/Pengguna.Internet.di.Indonesia.Capai.45.Juta lam-era-globalisasi/
http://teknologi.vivanews.com/news/read/62358-latah_bola_vs_demam_facebook
http://rahard.wordpress.com/2010/08/13/pengguna-twitter-indonesia-no-1-di-asia-pasifik/

~ oOo ~

Saturday, March 13, 2010

Menyongsong Era Digitalisasi

Kompetisi Blog IST AKPRIND 2010 Tingkat SMA
Topik : Pemanfaatan Sains dan Teknologi dan Seni di Sekolah

Menyongsong Era Digitalisasi
By. Daniel Hermawan

Sains dan teknologi merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan kita dewasa ini. Hampir seluruh aktivitas manusia melibatkan bantuan teknologi. Tak heran jika abad ke-21 disebut sebagai era digitalisasi, di mana teknologi berperan vital dalam pembangunan suatu bangsa.

Konsep inilah yang mendasari sekolah saya, SMAK 1 BPK Penabur Bandung dalam memanfaatkan teknologi sebagai sarana penunjang dalam kegiatan belajar mengajar. Hal ini terlihat dari berbagai fasilitas yang disediakan sekolah bagi guru dan siswa, seperti komputer dan perangkat multimedia di setiap kelas, jaringan WiFi atau internet gratis, perpustakaan yang dilengkapi fasilitas komputer dan internet, dan masih banyak lainnya.

Tak ketinggalan, pemanfaatan sains dan seni dalam mengembangkan kreativitas dan kompetensi pelajar, khususnya siswa yang memilih jurusan IPA. Sekolah kami mengadakan kegiatan laboratorium setiap minggunya untuk melengkapi teori yang diperoleh di kelas dengan praktek. Komposisi praktek dan teori di kelas adalah 60 : 40. Sementara dalam bidang seni, sekolah sudah mengadakan pagelaran seni yang dikenal dengan Malam Pagelaran Seni (MPS) di Dago Tea House pada 9-10 Oktober 2009 dengan bintang tamu Kerispatih. Kegiatan ini merangsang siswa untuk berkreasi dalam band, dance, kabaret, dan berbagai bidang lainnya. Kemampuan berorganisasi dan peran serta sebagai panitia acara menjadi pengalaman berharga bagi siswa yang terlibat dalam acara ini.

Kegiatan seni yang akan kami adakan pada tahun ini, antara lain White Day pada 13 Maret 2010 dan SMART (SMAK 1 Art Night) sekaligus Reuni Akbar Ulang Tahun SMAK 1 ke-45 di Sasana Budaya Ganesa (Sabuga) Bandung.

Berikut akan saya jelaskan lebih lanjut, ketiga aspek utama dalam pendidikan SMAK 1 BPK Penabur Bandung:

I. Teknologi
Dari segi teknologi, SMAK 1 dapat dikatakan unggul dibandingkan sekolah-sekolah pada umumnya. Hampir 70% dalam proses pembelajaran sekolah saya menggunakan media power point dan multimedia yang ada di kelas. Guru menyampaikan materi pelajaran dan memberikan siswa waktu untuk mencatat teori yang diberikan. Saya menilai metode ini sangat tepat untuk diterapkan di sekolah agar siswa yang duduk di bangku paling belakang tidak merasa dirugikan karena tidak dapat melihat tulisan di papan tulis dengan jelas. Metode power point juga mengurangi penggunaan kapur tulis dan tidak mengotori ruangan kelas.

SMAK 1 juga menerapkan sistem digitalisasi dalam penilaian siswa. Nilai ulangan harian, Tes Tengah Semester, Pra Tes Akhir Semester, dan Tes Akhir Semester diolah secara komputerisasi, sehingga memudahkan penghitungan dan pemasukan nilai. Sistem ini juga membuat guru dan siswa menjunjung tinggi aspek kejujuran karena nilai yang dimasukkan tidak dapat diubah, sehingga menampilkan penguasaan konsep dasar yang dimiliki pelajar apa adanya.

Tak ketinggalan pelajaran Komputer yang sangat diminati siswa. Saat ini, kami sedang mempelajari cara pembuatan website dengan menggunakan Dreamweaver. Kami juga mempelajari konsep editing foto, pembuatan game sederhana, dan pembuatan ilustrasi dengan Adobe Photoshop dan Macromedia Flash. Dari pelajaran ini, kami mendapatkan pengetahuan website yang lengkap untuk diimplementasikan kelak di dunia karier. Ada juga ekstrakurikuler Komputer yang mempelajari bahasa pemograman, baik Delphi, Pascal, dan lain sebagainya.

Sekolah kami juga dilengkapi dengan teknologi CCTV. CCTV berfungsi untuk mengontrol kondisi lorong dan sudut sekolah yang dilalui siswa, guru, karyawan, dan orang luar sekolah dalam menjaga keamanan. CCTV yang ada saat ini sudah menunjukkan fungsinya secara maksimal. Sekolah kami berhasil menangkap pelaku pencurian barang berharga yang ada di lingkungan sekolah. Teknologi ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi warga sekolah dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar.

Berbagai prestasi di bidang teknologi juga sudah diraih sekolah saya. Sebut saja juara kompetisi pemrograman se-Kota Bandung hingga medali perunggu Olimpiade Komputer internasional. Data ini menunjukkan bahwa pemahaman dan penguasaan siswa sekolah saya dapat dikatakan baik dan berada di atas rata-rata.

II. Sains
Dari segi sains, SMAK 1 telah menelurkan orang-orang handal dalam berbagai kompetisi. Sebut saja Olimpiade Sains Nasional (OSN) yang diadakan baru-baru ini. Seluruh perwakilan siswa yang diikutsertakan dalam OSN masuk dan lolos seleksi ke tingkat Provinsi Jawa Barat. Penghargaan paling bergengsi yang sekolah saya miliki di bidang sains, antara lain medali perunggu pada Olimpiade Matematika Internasional di Bremen, Jerman.

Kegiatan belajar mengajar seputar sains juga terlihat dari aktivitas laboratorium bagi siswa yang ada dalam program IPA. Berbagai praktikum diterapkan berdasarkan teori dasar yang diterapkan di sekolah. Laboratorium yang ada di sekolah saya mencakup laboratorium Biologi, Kimia, dan Fisika. Kami mendapat perbekalan berharga untuk menjadi calon peneliti masa depan.

Ekstrakurikuler sains merupakan ekstrakurikuler dengan peminat terbanyak terbanyak di sekolah saya. Ekstrakurikuler ini mencakup bidang Kimia, Fisika, dan Biologi. Penghargaan demi penghargaan telah kami peroleh dari berbagai kompetisi sains. Sebut saja juara umum cerdas cermat kedokteran yang diadakan Universitas Padjajaran, juara lomba Kimia, dan berbagai perlombaan lainnya.

Sekolah kami juga menerapkan konsep Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) dalam pendidikan sains. Kami ditugasi untuk membawa 1 tanaman dalam menghijaukan lingkungan sekolah. Kami juga diharuskan memantau perkembangan dan pertumbuhan tanaman tersebut. Secara keseluruhan, sekolah kami dapat dikatakan sekolah terunggul di bidang sains se-Kota Bandung.

III. Seni
Dari segi seni, sekolah kami sudah menjadi pionir bagi kegiatan seni sekolah-sekolah di Kota Bandung. Sebut saja, Valentine Night yang diadakan pertama kalinya pada tahun 2004 membuat sekolah lain mengikuti dan meniru konsep serupa dalam merayakan hari kasih sayang ini. Kami juga sudah menggelar puluhan pegelaran seni dengan konsep unik dan bintang tamu ternama.

Sekolah kami memfasilitasi siswa yang berbakat di bidang seni dalam kegiatan ekstrakurikuler. Ekstrakurikuler yang terlibat meliputi dance, band, tamborin, paduan suara, dan wushu. Siswa yang terlibat dalam kegiatan ekstrakurikuler juga akan ditampilkan dalam kegiatan besar sekolah, seperti akreditasi sekolah, HUT sekolah, dan berbagai pagelaran seni.

Belum lama ini, sekolah kami mengadakan Malam Pagelaran Seni (MPS) di Dago Tea House pada 9-10 Oktober 2009 dengan bintang tamu Kerispatih. Pagelaran ini menampilkan kebolehan dan keluwesan siswa SMAK 1 di bidang seni, baik band, dance, kabaret, dan menyanyi. Tak ketinggalan White Day yang akan dilaksanakan pada 13 Maret 2010 dan SMART (SMAK 1 Art Night) pada bulan Agustus 2010 yang merupakan acara pagelaran seni terbesar sepanjang sejarah SMAK 1.

Umumnya siswa sangat antusias dalam memeriahkan kegiatan berbau seni ini. Tak jarang banyak siswa yang diminta mengisi suatu acara tertentu di luar sekolah berkat penampilan mereka di pagelaran seni. Tentu dalam hal ini sekolah sudah menyalurkan bakat dan minat siswa di bidang seni.

Pada akhirnya, ketiga bidang ini saling melengkapi satu dengan yang lainnya di era digitalisasi ini. Semoga pemanfaatan sains, teknologi, dan seni yang ada di sekolah dapat turut mendidik dan melengkapi siswa dengan pengetahuan dan kemampuan baru di samping pendidikan secara akademis.

Please visit :
www.akprind.ac.id
http://siblog.akprind.ac.id

~ oOo ~